https://plus.google.com/101560589124023867606/posts/ZrybyeSAfzG?_utm_source=1-2-2

Pelajari 4 Cara Merawat Bayi 0-6 Bulan Pertama

Kesehatan Bayi - Kehadiran bayi di tengah-tengah keluarga memang sangat dinantikan. Tak ayal ketika bayi tersebut lahir berbagai perawatan khusus pun akan diberikan. Butuh keahlian khusus untuk melakukan perawatan kepada bayi. Mulai dari membersihkan bagian-bagian tubuh tertentu, hingga cara memandikannya. Ada beberapa bagian tubuh bayi yang cenderung lebih sering kotor seperti bagian mata, telinga, hidung, dan juga alat kelamin. Untuk itu kami akan bahas mengenai cara merawat bayi 0-6 bulan yang mudah untuk dipelajari terutama bagi para ibu baru.

Cara Merawat Bayi 0-6 Bulan Pertama

Beberapa cara yang benar merawat bayi umur 0-6

1. Perawatan mata untuk bayi 0-6 bulan

Mata bayi belum dapat mengedip sempurna seperti orang dewasa, untuk itu perlu perawatan yang lebih khusus.Untuk membersihkan mata bayi yang masih sensitive ini, anda dapat menggunakan kapas.Basahi kapas dengan air hangat kemudian usapkan pada kelopak hingga ujung mata.Lakukan secara perlahan agar tidak melukai mata si bayi.


2. Perawatan hidung untuk bayi 0-6 bulan

Cara merawat bayi 0-6 bulan memang perlu kehati-hatian, salah satunya ketika sedang membersihkan hidung si bayi.Lubang hidung bayi yang masih sangat kecil memang cukup sulit untuk dijangkau.Namun anda dapat memanfaatkan cotton bud dengan ukuran yang kecil untuk membersihkan hidung bayi.Agar lebih mudah mengeluarkan kotoran, basahi dulu cotton bud dengan air hangat.Jangan terlalu dalam memasukkan cotton bud ke dalam hidung bayi.

3. Perawatan telinga untuk bayi 0-6 bulan

Telinga bayi ternyata juga akan sering kotor, untuk itu anda perlu membersihkannya secara berkala. Untuk membersihkan bagian telinga sama dengan cara membersihkan hidung hanya saja untuk penggunaan air hangat dapat diganti dengan minyak khusus bayi. Untuk telinga anda cukup membersihkan bagian luar telinga saja.


4. Perawatan alat kelamin untuk bayi 0-6 bulan

Alat kelamin pada bayi juga masih sangat sensitive, untuk itu sebagai ibu perlu tahu cara membersihkan alat kelamin yang benar dan tepat. Untuk bayi yang berjenis kelamin laki-laki, cukup dengan mengusapkan kapas basah dari buah zakar hingga ke anus bayi. Jangan lupa menarik-narik kulup p3nis dengan hati-hati ke bagian pangkal p3nis.Sementara untuk bayi perempuan, anda juga dapat menggunakan kapas basah dan mengusapkannya di sekitar alat kelamin, hingga ke vagina dan anus bayi.

Itulah tadi beberapa cara yang tepat merawat bayi 0-6 bulan pertama. Selain cara di atas, anda juga perlu memperhatikan cara memandikan bayi yang tepat. Jika belum mampu memandikan bayi sendiri, anda dapat menyewa orang lain yang sudah mahir dan terlatih dalam memandikan bayi. Perhatikan cara memandikan bayi yang benar, agar untuk selanjutnya anda dapat memandikan buah hati anda sendirian.

Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.

Tips Memilih Suplemen Kalsium untuk Kesehatan Tulang

Blog Kesehatan - Kalsium terdapat pada makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Kalsium pada makanan merupakan kalsium yang bersifat alami dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Akan tetapi, konsumsi kalsium tiap orang berbeda-beda. Beberapa orang memerlukan kalsium yang cukup besar karena mereka mungkin memiliki masalah kesehatan tulang dan gigi. Sedangkan, rata-rata orang memerlukan kalsium seperlunya hanya untuk menjaga kesehatan tulang. Dengan alasan tersebut, muncul kalsium dalam bentuk suplemen agar memudahkan konsumen dalam menentukan kadar kalsium sesuai takaran yang mereka butuhkan, khusunya bagi penderita osteoporosis

Tips Memilih Suplemen Kalsium untuk Kesehatan Tulang

Panduan Cara Memilih Suplemen Kalsium yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Pada dasarnya, tidak ada perbedaan antara konsumsi kalsium secara alami melalui makanan maupun melalui suplemen. Namun, kebutuhan kalsium masing-masing orang berbeda. Beberapa orang tidak merasa cukup yakin kebutuhan kalsium mereka terpenuhi hanya melalui makanan yang dikonsumsi sehingga dirasa perlu untuk menambahkan konsumsi kalsium dalam bentuk suplemen. Tujuan dari kadar pemakaian kalsium tentunya berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada bagaimana kalsium dapat memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan konsumen. Oleh karena itu, suplemen diharapkan mampu menjadi solusi perbedaan kebutuhan kalsium tiap individu.

Baca : Cara memenuhi kebutuhan Kalsium Harian

Meskipun kalsium dapat menjadi solusi untuk memenuhi perbedaan kebutuhan kalsium, tubuh kita hanya dapat menyerap 500 mg kalsium untuk sekali minum. Apabila tubuh kita memerlukan dosis lebih dari itu, kita dapat membagi dosis menjadi beberapa kali minum. Namun, jika kita sudah mengonsumsi makanan dengan kalsium yang tinggi, kita dapat mengurangi dosis suplemen kalsium.
Banyak orang yang mempertanyakan apakah konsumsi kalsium yang berlebihan berbahaya bagi tubuh. 

Berdasarkan National Osteoporosis Foundation menganjurkan agar konsumsi kalsium tidak melebihi 1500 mg. Seseorang yang mengonsumsi kalsium berlebihan akan berdampak buruk pada kesehatan ginjal karena kalsium akan diekskresikan lewat ginjal. Sehingga, jumlah kalsium yang terlalu besar akan menyebabkan ginjal bekerja lebih keras. Kalsium yang berlebihan akan beresiko meningkatkan terbentuknya batu ginjal sehingga orang tersebut akan menderita gagal ginjal. Ginjal yang rusak dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menumpuk racun-racun yang lebih banyak dan lebih besar di dalam tubuh. Oleh sebab itu, konsumsi segala sesuatu yang berlebihan bukan merupakan hal yang baik. Sama halnya dengan konsumsi kalsium, kadar kalsium di dalam tubuh juga perlu dikendalikan. 

Kebutuhan kalsium yang berbeda-beda untuk masing-masing orang, menjadikan mereka ingin merasakan manfaat kalsium dengan segera. Beberapa orang membutuhkan kalsium dapat diserap tubuh dengan cepat dan besar. Biasanya, orang-orang yang ingin segera merasakan manfaat kalsium menderita permasalahan kesehatan tulang maupun gigi. Sehingga, mereka membutuhkan zat lain untuk dapat mendukung penyerapan kalsium. Terdapat beberapa zat yang mendukung penyerapan kalsium, yaitu vitamin D, protein, soya, dan soya isoflavones. Zat tersebut juga dikemas dalam bentuk suplemen untuk memudahkan konsumen.

Lihat : Tips Perawatan Tulang Setelah Menopause

Dengan demikian, tidak setiap konsumen dapat mengkombinasikan suplemen kalsium dengan zat lain. Hal tersebut tergantung dari kebutuhan konsumen tersebut. Bagi konsumen yang membutuhkan kalsium dengan kadar tinggi dan cepat, konsumen dapat mengkombinasi konsumsi suplemen kalsium dengan suplemen kompelenter lainnya. Namun, tidak dipermasalahkan selama zat lain tersebut masih dalam kadar yang wajar seperti dalam bentuk makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Seperti itulah pembahasan cara memilih suplemen kalsium untuk kesehatan tulang. Semoga dengan dengan informasi diatas anda dapat terhindar dari penyakit.

5 Tips Perawatan Tulang Setelah Menopause

Blog Kesehatan - Menopause merupakan periode transisi dari masa reproduktif ke masa non-reproduktif. Menopause terjadi pada rentang usia 43-57 tahun. Akan tetapi, kita tidak dapat memprediksi kapan seseorang mulai memasuki masa menopause. Bahkan, terdapat beberapa kasus dimana seorang wanita yang telah memasuki usia 40 tahun masih dapat hamil. Keturunan atau gen yang menjadi alasan kuat kapan seseorang memasuki masa menopause.

Perawatan Tulang Setelah Menopause

Pada masa menopause, terjadi banyak perubahan baik secara fisiologis maupun mental pada seseorang. Perubahan yang terjadi misalnya, perubahan bentuk fisik yang semakin pepat karena seseorang tidak mengalami pertumbuhan, semakin banyak muncul uban di rambut, kekuatan fisik semakin menurun, serta siklus menstruasi yang perlahan berhenti sehingga wanita sudah tidak mampu menghasilkan keturunan. Kekuatan fisik yang menurun pada masa menopause salah satunya disebabkan oleh kekuatan tulang yang semakin berkurang. Hal tersibut dipicu oleh pengeroposan tulang atau osteoporosis. Osteoporosis menjadi momok tersendiri bagi hampir setiap wanita atau pria dewasa. Oleh karena itu, diperlukan perawatan tulang untuk mencegah terjadinya patah tulang akibat osteoporosis. 

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk merawat tulang pada masa pasca menopause

1. Pola makan seimbang
Pola konsumsi makanan merupakan faktor penting yang menentukan kesehatan tulang. Makanan empat sehat lima sempurna dengan gizi seimbang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh, salah satunya tulang. Sebaiknya, kita perlu mengonsumsi makanan dengan kandungan kalsium dan vitamin D yang tinggi untuk meningkatkan kekuatan tulang sehingga terhindar dari osteoporosis.

Baca juga : cara memenuhi kebutuhan kalsium harian

2. Olahraga teratur
Hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang adalah dengan berolahraga secara teratur. Olahraga dapat memperlancar peredaran darah dan menambah kekuatan tulang. Bentuk olahraga yang dapat dilakukan adalah dengan jogging atau berlari. Berdasarkan penelitian, berjalan selama 20-30 menit akan membantu perawatan tulang pada masa pasca menopause. 

3. Suplemen kalsium dan vitamin D
Seperti yang telah dibahas pada pola makanan, kita perlu mengonsumsi makanan yang mengandung Kalsium dan Vitamin D yang tinggi. Gizi tersebut terdapat pada makanan berupa daging, telur, susu, sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu, kita dapat mengonsumsi suplemen yang tersedia kadar kadar kalsium dan vitamin D.

Lihat : Manfaat Yoga untuk Kesehatan

4. Paparan sinar matahari
Sinar matahari ternyata mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh meskipun radiasi yang berlebihan justru akan menimbulkan beberapa masalah kulit. Berdasarkan penelitian, sinar matahari mengandung vitamin D yang diperlukan oleh tubuh. Maka dari itu, bayi yang baru lahir sering dianjurkan untuk dipaparkan di bawah sinar matahari yang hangat untuk memperoleh zat-zat positif yang terkandung pada sinar matahari. Sinar matahari yang baik digunakan untuk merawat tulang adalah sinar matahari pagi sekitar pukul 06.00 sampai 08.00 pagi. Sambil berolahraga, kita dapat memperoleh manfaat dari sinar matahari untuk menjaga kesehatan tulang. 

5. Hindari merokok dan alkohol
Sudah banyak penelitian menyebutkan bahwa merokok dan alkohol merupakan musuh besar bagi kesehatan. Rokok dan alkohol dapat mendegradasi kesehatan tubuh. Rokok dan alkohol tidak hanya merusak organ tubuh, tetapi juga kesehatan tulang. Oleh karena itu, kita perlu menghindari rokok dan alkohol untuk merawat kesehatan tulang agar terhindar dari osteoporosis.

Demikian penjelasan tentang cara perawatan tulang setelah menopause. Semoga dengan tips diatas anda dapat memiliki tulang yang kuat dan sehat.